Jawaban singkat
Pesan broadcast WhatsApp yang bekerja pendek: sapaan dengan nama, satu penawaran (harga, bonus, atau batas waktu), dan satu ajakan membalas. Di bawah ini ada 12 template siap salin per jenis usaha, hitungan diskon dalam Rupiah, dan aturan resmi WhatsApp: kirim hanya ke orang yang sudah setuju menerima pesan dan hentikan begitu mereka minta berhenti.
Kebanyakan contoh broadcast hanya berisi kalimat promosi. Di sini Anda juga mendapat aturan main dari WhatsApp dan hitungan promo, supaya pesan Anda dibaca, bukan diblokir.
Poin penting
- Satu pesan, satu penawaran, satu ajakan. Pesan panjang dengan lima promo sekaligus jarang dibalas.
- Kirim hanya ke orang yang memberi nomornya dan setuju menerima pesan Anda. Ini syarat dalam kebijakan resmi WhatsApp Business.
- Orang yang minta berhenti harus dihormati. Pelanggan juga bisa memblokir atau melaporkan Anda.
- Hitung laba setelah diskon sebelum menekan kirim. Diskon 15% pada menu bermargin 60% berarti Anda perlu menjual sekitar sepertiga lebih banyak untuk laba yang sama.
- Ganti semua isian dalam kurung siku [seperti ini] dengan data usaha Anda sendiri.
Rumus pesan broadcast yang dibalas
Pesan broadcast dibaca di layar kunci. Anda punya satu atau dua baris pertama untuk membuat orang membuka dan membalas.
| Bagian | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
| Sapaan | Membuat pesan terasa personal | "Halo Kak [NAMA]," |
| Penawaran | Alasan membaca sekarang | "Paket hemat Rp [HARGA] sampai [TANGGAL]" |
| Detail singkat | Menghilangkan keraguan | "Stok [JUMLAH], diantar ke [DAERAH]" |
| Ajakan | Langkah berikutnya | "Balas pesan ini dengan kata PESAN" |
Kalimat terakhir penting: ajakan membalas membuat percakapan dua arah, dan itu yang Anda cari dari broadcast.
Aturan sebelum Anda mengirim: izin dan opt-out
Bagian ini jarang dibahas di contoh broadcast, padahal paling menentukan apakah nomor Anda aman. Menurut Kebijakan Pesan WhatsApp Business (dicek 15 Oktober 2026), Anda hanya boleh menghubungi orang yang memberikan nomor teleponnya dan memberi izin (opt-in) untuk menerima pesan berikutnya dari Anda. Bentuk izin menjadi tanggung jawab Anda, dan kebijakan menyarankan izin terpisah untuk tiap kategori pesan, misalnya promo dan info pesanan.
Dua hal lain dari kebijakan yang sama:
- Hormati permintaan berhenti. Jika seseorang meminta berhenti, memblokir, atau menolak pesan, Anda harus menghentikannya. Tulis cara berhenti di pesan Anda.
- Pengguna bisa memblokir atau melaporkan bisnis, dan batas pengiriman pesan bisa diberlakukan akibat umpan balik pengguna.
Contoh cara mendapat izin yang sah di usaha kecil:
- Di kasir kafe: "Boleh kami kirim info promo lewat WhatsApp? Anda bisa berhenti kapan saja."
- Di formulir pemesanan online: kotak centang kosong "Saya setuju menerima promo lewat WhatsApp".
- Di chat: pelanggan membalas YA setelah Anda bertanya apakah mau dikabari promo mingguan.
12 contoh pesan broadcast per jenis usaha
Semua angka, nama menu, dan tanggal di bawah hanya contoh. Ganti dengan data usaha Anda. Tambahkan kalimat penutup berhenti, misalnya "Balas STOP jika tidak ingin menerima info promo."
Makanan dan minuman
1. Menu baru
Halo Kak [NAMA], mulai [TANGGAL] kami punya menu baru: [NAMA MENU] Rp [HARGA]. Tersedia di [LOKASI] dan bisa diantar ke [DAERAH]. Balas PESAN untuk memesan.
2. Paket makan siang
Halo Kak [NAMA], paket makan siang [NAMA PAKET] Rp [HARGA] sudah buka untuk pesanan hari ini. Pesan sebelum jam [JAM] supaya sampai sebelum jam istirahat. Balas pesan ini untuk memesan.
3. Promo hari tertentu
Halo Kak [NAMA], khusus hari [HARI], beli [MENU] gratis [BONUS] di [LOKASI]. Berlaku sampai stok habis. Balas YA kalau mau kami simpankan.
Fashion dan toko online
4. Stok baru
Halo Kak [NAMA], koleksi [NAMA KOLEKSI] sudah ready. Ukuran [UKURAN], harga mulai Rp [HARGA]. Foto lengkap kami kirim kalau Kakak balas FOTO.
5. Pengingat keranjang
Halo Kak [NAMA], barang [NAMA BARANG] yang Kakak lihat masih tersedia. Stok tinggal [JUMLAH]. Mau dibantu pesan sekarang?
6. Konfirmasi setelah beli
Halo Kak [NAMA], terima kasih sudah belanja. Pesanan [NOMOR PESANAN] kami kirim hari ini. Kalau ada kendala, balas pesan ini.
Jasa dan layanan
7. Pengingat jadwal
Halo Kak [NAMA], kami ingatkan jadwal [LAYANAN] Kakak pada [HARI, JAM] di [LOKASI]. Balas OK untuk konfirmasi atau GANTI untuk ubah jadwal.
8. Penawaran paket
Halo Pak/Bu [NAMA], bulan ini kami buka [NAMA PAKET] Rp [HARGA] sampai [TANGGAL]. Isinya [ISI SINGKAT]. Mau kami kirim rinciannya?
9. Follow-up setelah konsultasi
Halo Pak/Bu [NAMA], terima kasih sudah berkonsultasi pada [TANGGAL]. Kami lampirkan ringkasan penawaran. Ada yang ingin dijelaskan lagi?
Acara dan komunitas
10. Undangan acara
Halo Kak [NAMA], kami mengundang Kakak ke [NAMA ACARA] pada [TANGGAL, JAM] di [LOKASI]. Tempat terbatas [JUMLAH] orang. Balas HADIR untuk mengamankan kursi.
11. Pengingat H-1
Halo Kak [NAMA], besok [NAMA ACARA] dimulai jam [JAM]. Alamat: [ALAMAT]. Sampai bertemu.
12. Terima kasih setelah acara
Halo Kak [NAMA], terima kasih sudah hadir di [NAMA ACARA]. Materi dan foto bisa dilihat di [LINK]. Bantu kami dengan membalas satu hal yang paling berguna bagi Kakak.
Hitung dulu promonya: contoh kafe di Gading Serpong
Misalkan kafe menjual paket makan siang seharga Rp 35.000 dengan modal bahan Rp 14.000, jadi laba kotor Rp 21.000 per paket. Anda ingin menawarkan diskon 15% lewat broadcast.
| Harga normal | Diskon 15% | |
|---|---|---|
| Harga jual | Rp 35.000 | Rp 29.750 |
| Modal bahan | Rp 14.000 | Rp 14.000 |
| Laba kotor per paket | Rp 21.000 | Rp 15.750 |
Untuk mendapat laba kotor yang sama dengan 100 paket harga normal (Rp 2.100.000), Anda harus menjual Rp 2.100.000 ÷ Rp 15.750 = sekitar 134 paket saat diskon. Artinya Anda perlu 34% lebih banyak pesanan hanya untuk impas. Jika kemungkinan itu kecil, ganti diskon dengan bonus kecil, misalnya es teh gratis.
Rp 35.000 dikurangi modal Rp 14.000
Rp 29.750 dikurangi modal Rp 14.000
Sumber: contoh ilustrasi, bukan data pelanggan Nova Media Lab
Jika broadcast tidak dibalas atau malah diblokir
Jika tidak berhasil
Pesan terkirim tetapi hampir tidak ada yang membalas.
Kemungkinan penyebab: Tidak ada ajakan yang jelas, atau pesan berisi terlalu banyak penawaran.
Solusi: Pangkas menjadi satu penawaran dan satu kata balasan sederhana, misalnya PESAN atau YA.
Banyak penerima memblokir nomor Anda setelah broadcast.
Kemungkinan penyebab: Penerima tidak merasa pernah setuju atau pesan terlalu sering.
Solusi: Kirim hanya ke orang yang memberi izin, kurangi frekuensi, dan sediakan cara berhenti di setiap pesan.
Penerima menanyakan 'ini siapa?'
Kemungkinan penyebab: Nama usaha dan alasan menghubungi tidak disebut.
Solusi: Sebut nama usaha di kalimat pertama dan ingatkan kapan mereka memberi nomor, misalnya 'Anda pernah memesan di kafe kami'.
Pelanggan minta berhenti, tetapi masih tertulis di daftar kirim.
Kemungkinan penyebab: Daftar kontak tidak diperbarui.
Solusi: Hapus nomor itu dari daftar segera. Menghormati permintaan berhenti adalah syarat dari WhatsApp.
Daftar periksa sebelum menekan kirim
Cek sebelum mengirim broadcast
0/5Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apa itu pesan siaran WA?
Pesan siaran (broadcast) adalah satu pesan yang dikirim ke banyak kontak sekaligus, dan penerima menerimanya sebagai chat pribadi. Untuk bisnis, izin penerima tetap wajib sesuai kebijakan WhatsApp Business.
Bagaimana contoh kalimat follow up yang baik?
Sebut nama, ingatkan konteks, lalu tanyakan satu hal. Contoh: "Halo Pak/Bu [NAMA], terima kasih sudah berkonsultasi pada [TANGGAL]. Ada yang ingin dijelaskan lagi?"
Bagaimana cara promosi makanan di WhatsApp?
Kirim ke pelanggan yang sudah memberi izin. Sebut menu, harga, area antar, batas jam pesan, dan satu kata untuk membalas. Lihat template 1 sampai 3 di atas.
Bolehkah mengirim broadcast ke orang yang tidak mengenal saya?
Tidak. Kebijakan WhatsApp Business hanya mengizinkan Anda menghubungi orang yang memberi nomor dan opt-in menerima pesan Anda.
Baca juga
- Kata-kata promosi untuk jualan online, 50 contoh per jenis usaha
- Caption makanan aesthetic untuk jualan
- Contoh surat penawaran barang dan jasa
- Prompt ChatGPT untuk jualan, termasuk balasan chat WhatsApp
- Paket Ramai Plus dengan chatbot WhatsApp
Sumber
- WhatsApp Business Messaging Policy: aturan opt-in dan opt-out · diakses 15 Oktober 2026



