Jawaban singkat
Buka coretaxdjp.pajak.go.id, klik Pendaftaran Baru, pilih Orang Pribadi, jawab Ya pada pertanyaan punya NIK, lalu pilih Pendaftaran dengan aktivasi NIK. Isi data sesuai KTP, verifikasi email dan HP dengan kode OTP, foto selfie, centang pernyataan, klik Kirim Pengajuan. NPWP Anda (sama dengan NIK) dikirim ke email. Sudah punya NPWP? Anda tidak perlu daftar lagi, cukup aktivasi akun.
Panduan ini memisahkan dua keadaan yang sering tertukar di Google: daftar NPWP baru dan mendapat akun Coretax untuk NPWP yang sudah ada. Langkah dicek ulang pada 20 Oktober 2026 ke buku manual dan materi edukasi resmi DJP.
Daftar atau aktivasi? Cek kondisi Anda dulu
Kesalahan paling umum: orang yang sudah punya NPWP mendaftar lagi, padahal yang dibutuhkan hanya akun. Cocokkan dengan tabel ini.
| Kondisi Anda | Yang perlu dilakukan |
|---|---|
| Belum pernah punya NPWP | Daftar baru lewat artikel ini |
| Punya NPWP dan pernah login DJP Online | Tidak daftar. Klik Lupa Kata Sandi di Coretax (kata sandi DJP Online tidak berlaku di Coretax) |
| Punya NPWP, belum pernah punya akun DJP Online | Tidak daftar. Ikuti aktivasi akun Coretax |
| Istri dengan NPWP gabung suami | Tidak daftar NPWP baru. Akses diminta lewat Data Unit Keluarga suami |
| Ingin akun Coretax tanpa menjadikan NIK sebagai NPWP | Pilih Hanya Registrasi saat mendaftar |
Bagi WNI orang pribadi, NIK 16 digit berfungsi sebagai NPWP. Karena itu pendaftaran memakai data yang sama dengan e-KTP.
Siapkan sebelum mendaftar
| Yang disiapkan | Catatan |
|---|---|
| e-KTP dan Kartu Keluarga | Nama, tempat lahir, dan alamat harus sama dengan data kependudukan |
| Nama lengkap ibu kandung dan nomor KK | Diminta pada detail identitas |
| Email aktif | Tujuan kode OTP dan pengiriman NPWP |
| Nomor HP aktif dengan pulsa cukup | Kode OTP dikirim lewat SMS |
| Kamera ponsel atau laptop | Foto selfie dicocokkan dengan data Dukcapil |
| Informasi penghasilan | Sumber penghasilan, tempat kerja atau nama usaha, penghasilan per bulan |
Cara daftar NPWP baru di Coretax
SkemaTampilan Coretax DJP yang disederhanakan
Klik Pendaftaran Baru
Buka coretaxdjp.pajak.go.id. Di halaman login, klik Pendaftaran Baru (di beberapa tampilan tertulis "Daftar di sini").
Pilih Orang Pribadi
Pada pilihan jenis wajib pajak, pilih Orang Pribadi. Lalu jawab Ya pada pertanyaan "Apakah Wajib Pajak memiliki NIK?".
Pilih Pendaftaran dengan aktivasi NIK
Pilihan ini menjadikan NIK Anda sebagai NPWP. Pilihan lain, Hanya Registrasi, hanya untuk yang butuh akun tanpa NPWP sendiri.
Isi identitas, kontak, dan alamat
Isi detail identitas sesuai e-KTP, lalu klik Periksa. Di detail kontak, verifikasi email dan HP dengan kode OTP. Isi minimal satu alamat domisili dan alamat identitas nasional (bisa disalin dari domisili), lalu periksa ke Dukcapil.
Verifikasi foto
Ambil foto langsung dari kamera. Jika gagal, unggah foto dari berkas. Hasilnya dicocokkan dengan data Dukcapil.
Centang pernyataan dan kirim
Centang pernyataan kebenaran data, lalu klik Kirim Pengajuan. Cek email: Coretax mengirim nomor NPWP dan cetakan NPWP berformat PDF.
Verifikasi email dan HP dengan OTP
SkemaTampilan Coretax DJP yang disederhanakan
Isi email dan nomor HP, klik Periksa di samping masing-masing, ketik kode OTP yang masuk, lalu klik Selanjutnya. Jika kode tidak datang, klik Kirim ulang.
Isian yang sering bikin bingung
| Isian | Pilihan menurut DJP | Cara memilih |
|---|---|---|
| Sumber penghasilan | Karyawan, Pekerja Bebas, Usahawan, Lainnya | Pilih sumber utama Anda. Isian berikutnya mengikuti pilihan ini |
| KLU (klasifikasi lapangan usaha) | Boleh lebih dari satu, hanya satu KLU utama | Tandai satu sebagai utama |
| Metode pembukuan | Laporan keuangan basis kas, laporan keuangan akrual, pencatatan sederhana | Pilih sesuai cara Anda mencatat usaha; ragu, tanyakan ke Kring Pajak 1500200 |
| Nomor RT atau RW | Isi 000 jika tidak tahu | Sistem tetap menerima |
| Pihak terkait | Opsional | Boleh dilewati dengan klik Selanjutnya |
Contoh: pemilik kafe baru di Gading Serpong
Ini ilustrasi, bukan klien nyata. Seorang pemilik kafe kecil membuka usaha dan belum punya NPWP. Urutan yang masuk akal:
| Tahap | Yang dilakukan |
|---|---|
| 1 | Cek dulu apakah sudah pernah punya NPWP (lihat tabel di atas) |
| 2 | Daftar lewat Pendaftaran Baru, sumber penghasilan Usahawan |
| 3 | Isi nama usaha, KLU, penghasilan bruto setahun (perkiraan), dan izin usaha jika ada |
| 4 | Simpan PDF NPWP dari email, lalu aktivasi akun dan buat Kode Otorisasi |
Kode Otorisasi dibutuhkan untuk menandatangani SPT. Langkahnya ada di panduan passphrase Coretax.
Begitu akun aktif, kartu NPWP bisa langsung Anda ambil sendiri, lihat cara download kartu NPWP di Coretax.
Setelah daftar: akun dan Kode Otorisasi
Daftar NPWP belum sama dengan siap lapor. Untuk bisa melapor, Anda masih perlu:
- Mendapat akses login ke Coretax (cek email, atau ikuti aktivasi akun).
- Membuat Kode Otorisasi DJP lewat Portal Saya > Permohonan Kode Otorisasi/Sertifikat Digital. Passphrase minimal 8 karakter dengan huruf besar, huruf kecil, angka, dan karakter khusus.
- Memastikan status kepemilikan sertifikat Valid di Profil Saya > Nomor Identifikasi Eksternal.
- Mengaktifkan keamanan dua langkah (2FA), yang dianjurkan DJP.
Setelah itu Anda siap lapor SPT Tahunan di Coretax. Jika email di akun salah, lihat cara ganti email di Coretax.
Jika pendaftaran bermasalah
Kode OTP tidak masuk
Kemungkinan penyebab: Email atau nomor HP salah ketik, pulsa kurang, atau pesan masuk ke spam.
Solusi: Cek folder spam dan pulsa, lalu klik Kirim Ulang. Jika data salah, DJP menyarankan mengisi 000 sebagai pengganti kode lalu klik Verifikasi, kemudian ketik email atau HP yang benar.
Verifikasi foto gagal
Kemungkinan penyebab: Foto langsung dari kamera tidak cocok atau terlalu besar.
Solusi: Coba cara kedua: unggah foto dari berkas. Pastikan wajah jelas dan pencahayaan cukup.
Data tidak bisa divalidasi dengan data kependudukan
Kemungkinan penyebab: Nama, alamat, atau pekerjaan berbeda dengan data Dukcapil.
Solusi: Samakan penulisan dengan e-KTP dan KK. Jika data kependudukan memang salah, perbaiki dulu di Dukcapil.
Muncul pesan NIK sudah terdaftar
Kemungkinan penyebab: NIK Anda sudah punya NPWP, misalnya didaftarkan sebelumnya.
Solusi: Jangan daftar ulang. Pakai Lupa Kata Sandi atau aktivasi akun, atau hubungi Kring Pajak 1500200.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah perlu daftar Coretax?
Ya, jika Anda belum punya akun. Layanan pajak seperti lapor SPT dilakukan lewat Coretax. Jika sudah punya NPWP, Anda cukup aktivasi akun, bukan daftar ulang.
Apakah bikin NPWP di Coretax?
Bisa. Pilih Pendaftaran Baru lalu Pendaftaran dengan aktivasi NIK. Untuk WNI, NIK menjadi NPWP.
Bagaimana cara cek apakah sudah terdaftar NPWP?
Cara paling pasti: coba Lupa Kata Sandi di Coretax dengan NIK Anda, atau tanya Kring Pajak 1500200. Jika NIK sudah terdaftar, sistem menolak pendaftaran ulang.
Bagaimana cara membuat akun Coretax untuk badan usaha?
Alurnya berbeda dari orang pribadi dan butuh data pengurus. Artikel ini hanya membahas orang pribadi. Hubungi KPP atau Kring Pajak untuk badan usaha.
Baca juga
- Cara aktivasi akun Coretax
- Passphrase Coretax
- Cara lapor SPT Tahunan di Coretax
- Cara ganti email di Coretax
- Paket Grand Opening
Sumber
- DJP: Buku Manual Coretax, Pendaftaran Wajib Pajak Orang Pribadi (24 September 2024) · diakses 20 Oktober 2026
- DJP: Materi Edukasi Registrasi Akun Coretax dan Permintaan Sertifikat Elektronik (versi 10 September 2025) · diakses 20 Oktober 2026
- DJP: KPP Denpasar Barat Jelaskan Daftar NPWP melalui Coretax DJP · diakses 20 Oktober 2026



